Malang, Jawa Timur, 12 Februari 2026
Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL), Laksda TNI Sigit Santoso yang diwakili Wagub AAL, Brigjen TNI Marinir Ena Sulaksana, menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan Komando dan dilanjutkan dengan Upacara Pembaretan Taruna AAL Tingkat II Korps Marinir Angkatan ke-73 yang telah selesai menghadapi Latihan Praktek Pendidikan Komando (Lattek Dikko) 177 selama 68 hari, berlangsung di Pantai Baruna Malang, Kamis (12/02).
Turut mendampingi Wagub AAL dalam Upacara Pembaretan yang menjadi mopmen sakral dan juga simbol kebanggaan Korps Marinir TNI AL tersebut antara lain Dirdik AAL Kolonel Laut (P) Nanan Isnandar, Dandenma AAL Letkol Marinir Roni Saputra dan Wadanmen AAL Letkol Marinir Ahmad Fauzi. Upacara pembaretan ini terdiri dari 42 Taruna AAL Korps Marinir Angkatan 73 dan 171 Siswa Dikmata Angkatan 45 Gelombang 1 Kejuruan Marinir TA 2025.
Bertindak sebagai Inspektur upacara, Panglima Korps Marinir diwakilkan Kepala Staf Korps Marinir, Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan, S.E., M.M., M.Sc., CHRMP, dengan Komandan upacara Letkol Mar Donny Prasetyo, M.Tr.Opsla (Dansetaif Kodikmar) dan Perwira upacara Mayor Mar Galih Hirsom Prasetio, S.ST.Han.
Dalam amanat Pangkormar yang dibacakan Kas Kormar disampaikan bahwa Baret ungu yang resmi disandang tidak saja merupakan kehormatan, kebanggaan dan identitas Korps Marinir TNI AL namun ada tanggung jawab yang besar didalammya
"Upacara pembaretan ini bukan sekedar seremonial, tetapi juga merupakan momentum sakral yang menandai transformasi jati diri para siswa sekalian menjadi prajurit Korps Marinir yang sejati, Baret ungu yang akan kalian kenakan adalah lambang supremasi kehormatan, harga diri dan kebanggaan serta identitas Korps Marinir. Setiap prajurit yang memakainya mempunyai tanggung jawab yang besar untuk menjaga marwah, nama baik, disiplin dan kehormatan Korps Marinir TNI AL" ujar Dankormar pada amanatnya.
Seusai acara pembaretan, ditempat yang sama Wagub AAL memberikan pengarahan kepada Taruna AAL Korps Marinir, "Selamat atas keberhasilan menyelesaikan Latihan Praktek Pendidikan Komando ini, Disiplin dan ketahanan mental menjadi kunci keberhasilan kalian melewati tahap-tahap Pendidikan Komando ini. Segera adaptasi karena setelah ini kalian melanjutkan pendidikan kembali di AAL " Ungkap Wagub.
Dengan kualifikasi Komando yang sudah di dapatkan para Taruna harus mampu memegang amanah sesuai dengan tuntutan sebagai Prajurit Korps Marinir TNI AL, menjadi Marinir adalah pilihan hidup dan menjadi Marinir adalah kebanggan serta panggilan kata hati.

0 Komentar